Smith, Adam. An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth our Nations. London, edited by Edwin Cannan, London: Methuen & co. LTD 1977. Vol 1
524 hlm.
Politik ekonomi dan awal perkembangan revolusi industri diterangkan sangat jelas didalam buku ini, serta terdapat juga sejarah perkembangan industri, perdagangan bebas dan kapitalisme. Sistem ekonomi ini muncul pada abad ke 18 di Eropa Barat dan pada abad ke 19 mulai terkenal disana. Dalam karyanya tersebut Adam Smith mengungkapkan melalui pandangannya bahwa kekayaan bangsa-bangsa ditentukan oleh jumlah seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dapat dipejual belikan. Karena pandangan orang pada masa itu adalah uang, emas dan logam mulia yang menjadi sumber kekayaan bangsa.
Dari pernyataan Adam Smith tersebut dapat disimpulkan bahwa negara yang punya sedikit emas tetapi sangat produktif adalah negara yang lebih kaya dalam jangka panjang daripada negara yang punya banyak emas tapi tidak produktif. Dalam bukunya ini Adam Smith menjcetuskan teorinya yang terkenal: "The Invisible Hand"dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Secara umum, banyak puhak menerjemahkan konsep the invisible hand-Adam Smith sebagai mekanisme pasar, yakni supply-demand permintaan-penawaran yang terdapat didalamnya.
Smith juga berpendapat, setiap individu di dunia ini memiliki dua corak sentimen: "sentimen untuk mementingkan diri sendiri" dan "sentimen untuk bergabung dengan masyarakat". Pada gilirannya, kedua sentimen tersebut bertemu dan terhubuung satu sama lain ke dalam simpul self restraint (simpul menahan diri). Melalui simpul tersebutlahkemudain lahir rule of justice "nilai keadilan" dan rule of law "nilai hukum". Oleh karena itu di penghujung, Smith memenlurkan sebuah kesimpulan kontroversial: "Semakin individualis seseorang, semakin ia berguna bagi masyarakat".
Terdapat juga pendapat beliau tentang peran pemerintah dalam membatasi perekonomian suatu bangsa dengan melalui pembatasan yang sedemikian rupa sehingga perekonomian berjalan dengan dikendalikan oleh mekanisme tarikan permintaan dan penawaran sering disebut mekanisme pasar.
Smith juga menganjurkan untuk membongkar birokrasi negara dan menyerahkan keputusan-keputusan ekonomi kepada kekuatan-kekuatan pasar yang mengatur dirinya sendiri secara bebas. Dalam pandangan smith, keuntungan pribadi dan kesejahteraan umum dapat diserasikan oleh kekuatan-kekuatan impersonal mopetisi pasar.
Smith juga menyinggung persoalan konsep pertumbuhan struktrur sosial dan ekonomi semacam monopoli ketika dia mencela orang-orang yang berada dalam perdagangan yang sama yang bersekongkol untuk menaikkan harga tiruan, tetapi dia tidak melihat implikasi luas dari praktik-praktik semacam itu. Adam Smith juga membenarkan keuntungan kapitalis dengan lebih banyak mesin dan pabrik untuk kebaikan umum. Dia mencatat perjuangan antara pekerja dan majikan dan usaha-usaha kedua pihak untuk ikut campur tandan dengan pasar.
Keyword: politik ekonomi, ekonomi kapitalis, revolusi industri
Smith juga berpendapat, setiap individu di dunia ini memiliki dua corak sentimen: "sentimen untuk mementingkan diri sendiri" dan "sentimen untuk bergabung dengan masyarakat". Pada gilirannya, kedua sentimen tersebut bertemu dan terhubuung satu sama lain ke dalam simpul self restraint (simpul menahan diri). Melalui simpul tersebutlahkemudain lahir rule of justice "nilai keadilan" dan rule of law "nilai hukum". Oleh karena itu di penghujung, Smith memenlurkan sebuah kesimpulan kontroversial: "Semakin individualis seseorang, semakin ia berguna bagi masyarakat".
Terdapat juga pendapat beliau tentang peran pemerintah dalam membatasi perekonomian suatu bangsa dengan melalui pembatasan yang sedemikian rupa sehingga perekonomian berjalan dengan dikendalikan oleh mekanisme tarikan permintaan dan penawaran sering disebut mekanisme pasar.
Smith juga menganjurkan untuk membongkar birokrasi negara dan menyerahkan keputusan-keputusan ekonomi kepada kekuatan-kekuatan pasar yang mengatur dirinya sendiri secara bebas. Dalam pandangan smith, keuntungan pribadi dan kesejahteraan umum dapat diserasikan oleh kekuatan-kekuatan impersonal mopetisi pasar.
Smith juga menyinggung persoalan konsep pertumbuhan struktrur sosial dan ekonomi semacam monopoli ketika dia mencela orang-orang yang berada dalam perdagangan yang sama yang bersekongkol untuk menaikkan harga tiruan, tetapi dia tidak melihat implikasi luas dari praktik-praktik semacam itu. Adam Smith juga membenarkan keuntungan kapitalis dengan lebih banyak mesin dan pabrik untuk kebaikan umum. Dia mencatat perjuangan antara pekerja dan majikan dan usaha-usaha kedua pihak untuk ikut campur tandan dengan pasar.
Keyword: politik ekonomi, ekonomi kapitalis, revolusi industri
cie banget nih...
BalasHapuskritis sekali ya anda
BalasHapuspasti anda orang yang serius
BalasHapushalamannya saja banyak 524, pasti anda kutu buku ya
BalasHapusHufttt amuuuhh
HapusNiceee.. buku ini favorit sayaa, jadi pengen baca lagi sampe tuntas dehh
BalasHapusbaru namanya amhar kalo ngebahas ttg sejarah, politik, dsb. wkwk.
BalasHapusgood annotation har.